Dompu – Pemilihan umum Bupati dan Wakil Bupati Dompu, tahun 2024, diprediksi hanya akan diikuti oleh lebih kurang tiga Pasangan Calon (Paslon) saja. Hal itu berdasarkan undang-undang Pilkada, bahwa syarat pencalonan adalah 20 persen dari jumlah kursi DPRD atau 25 persen suara sah hasil Pemilu.
Pngamat politik, Suherman mengatakan, jika mengacu pada regulasi, apabila pencalonan menggunakan kursi DPRD maka idealnya maksimal ada lima Paslon. Jika, secara merata masing-masing Paslon didukung oleh parpol atau gabungan parpol yang memiliki enam kursi di DPRD.
Namun karena Partai Nasdem meraih tujuh kursi (diatas syarat minimal pencalonan yang hanya 6 kursi) pada pemilu 2024, maka, tidak mungkin ada lima paslon. Sehingga kemungkinanya ada 4 paslon.
Tetapi dari aspek proporsionalitas pembagian kursi koalisi, empat paslon itu peluangnya tipis terjadi apabila partai Nasdem berkoalisi dengan lebih dari satu parpol.
“Sehingga saya memprediksi secara ideal dan proporsional, Pilkada Dompu tahun 2024 akan diikuti oleh tidak lebih dari tiga pasangan calon yang diusung oleh parpol atau gabungan parpol,” kata Suherman.
“Bahkan berpotensi terjadi head to head, apabila Nasdem dan Gerindra berkoalisi dengan lebih dari dua parpol,” tambahnya.
Mantan komisioner KPU Dompu ini menyebutkan, ketiga bakal pasangan calon yang saat ini muncul adalah, calon petahana Kader Jaelani (AKJ), Bambang Firdaus-Sirajudin (BaSyir) dan Ridwansyah-Dion Syarifudin (Ridho).
Calon petahana saat ini sudah mengantongi dukungan dari partai NasDem, PKB, PKS dan PBB dengan total jumalh 14 kursi. Artinya sudah memenuhi persyaratan pencalonan. Hal yang sama juga dengan bakal pasangan calon BaSyir yang sudah mendapat dukungan dari partai Gerindra dan PPP denga total jumlah 7 kursi. Bahkan, informasinya pasangan BaSyir juga akan diusung oleh partai Hanura (2 kursi)
Sementara bakal pasangan calon Ridho informasinya didukung oleh partai Golkar dan PAN dengan total 4 kursi. Pasangan ini berdasarkan aturan, belum memenuhi syarat pencalonan.
Sisanya tingal satu parpol yang sampai saat ini belum menentukan arah dukungannya, yaitu Demokrat dengan total 3 Kursi. Jika parpol tersebut tidak memberikan dukungan ke Ridho, maka peluang besar terjadi head to head antar AKJ dan BaSyir.
Suherman mengatakan, kondisi ini masih terus berdinamika sebelum pendaftaran di KPU pada Agustus 2024 mendatang. Semua serba mungkin terjadi, yang pasti pencalonan Pilkada Dompu 2024 tidak lebih dari 3 pasangan calon.
“Dan tidak mungkin ada pasangan calon yang melawan kotak kosong,” tegasnya. (ig/pr)
























