Dompu, – Dalam rangka menyukseskan Program strategis Swasembada Pangan serta meningkatkan kesejahteraan Petani Tebu. Panglima Komando Daerah Militer IX/Udayana, Danrem 162 Whirabhakti bersama Bupati Dompu meninjau Tanaman Tebu Bersama PT. SMS dengan Petani Binaan TNI di Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Rabu (12/3/2025).
Pangdam IX/Udayana Muhammad Jambroni, S.Ip, M.Si., dalam sambutannya meminta kepada seluruh alemen masyarakat dan Pemerintah untuk mendukung perusahaan dalam proses mengolah dan memproduksi Gula.
“Kita harus suport bersama keberadaan Pabrik ini, agar dapat memperkuat Swasembada Gula Nasional sehingga memberikan manfaat bagi semua rakyat,” ujarnya.
Dijelaskannya, cara untuk dapat memberikan manfaat yakni dengan menjaga keamanan ketertiban serta membangun kemitraan dengan para petani maupun peternak agar memanfaatkan limbah tebu.
“Kita juga harus tanamkan semangat membangun kepada rakyat, minimal dengan melarang untuk tidak mengganggu tanaman tebu guna mewujudkan kesejahteraan rakyat dan penguatan Swasembada Pangan kita,” katanya.
Selain membina para Petani, Pangdam juga menyarankan kepada anggota TNI untuk ikut terlibat langsung menyukseskan program tersebut.
“Para anggota, terlibatlah dalam setiap kegiatan dan jangan hanya membina tapi juga ikut terlibat menanam tebu, sehingga masyarakat tumbuh bersama perusahaan untuk memajukan Dompu dan memperkuat Swasembada Pangan Indonesia,” pintanya.
Pada lesempatan itu, Pangdam juga meminta kepada para petani jagung agar melaporkan ke aparat keamanan jika ditemukan harga jagung yang tidak sesuai dengan Harga Acuan Pembelian (HAP) tingkat produsen.
“Sesuai dengan perintah Presiden melalui Satuan Tugas Pangan yang terdiri dari TNI Polri dan Bulog ditetapkan HAP sebesar Rp. 5.500/Kg. Kalau dibawah itu, laporkan ke APH,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE., menyampaikan kesiapannya untuk mendukung Program Swasembada Pangan Nasional yang dicanangkan Pemerintah Pusat di Kabupaten Dompu dengan memastikan proses produksi Gula berjalan dengan aman dan lancar, sehingga memberikan manfaat bagi rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Bumi Nggahi Rawi Pahu.
“Kami siap mendukung program swasembada Pangan untuk Gula Nasional, guna membangun kesejahteraan rakyat menuju Dompu Maju,” tegas Bupati.
Sementara itu, Assistant Vice Presiden PT. Sukses Mantap Sejahtera (SMS) Syukur Hamka menjelaskan bahwa, program kemitraan di lahan PT.SMS bersama petani binaan TNI bertujuan untuk merangsang masyarakat agar memanfaatkan lahannya untuk menanam tebu.
“Kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menanam tebu. Kami memiliki niat untuk memberdayakan masyarakat tani hingga sejahtera. Oleh sebab itu, kami meminta dukungan kepada seluruh elemen pemerintah dan masyarakat, agar PT.SMS semakin besar dengan cara bermitra, sehingga masyarakat sejahtera,” ujarnya.
Pada kesempan tersebut Pangdam bersama Bupati juga menyempatkan diri berdiskusi dengan para petani tebu. Kemudian dilanjutkan dengan pembagian paket bantuan dan penanaman bibit tebu di Lahan Binaan Kodim 1614. (*)
























