Dompu, – DPD Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Dompu, hari ini resmi mendaftarkan Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Senin (8/5/2023) pagi.
Partai pengusung Anies Baswedan sebagai calon Presiden itu, juga menjadi partai politik pertama yang mengajukan dokumen Bacaleg sejak dibuka pada tanggal 1 mei lalu.
“Hari ini, PKS melakukan pengajuan persyaratan bakal calon legislatif dan merupakan partai pertama yang datang sejak dibuka pada 1 Mei 2023,” ujar ketua Komisioner KPU Dompu, Drs. Arifuddin.
Dijelaskannya, setelah pengajuan persyaratan, KPU melalui tim teknis akan melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen sesuai dengan peraturan yang berlaku. Nantinya, apabila terdapat berkas yang belum lengkap maka akan dikembalikan untuk dilengkapi.
“Sesuai ketentuan, berkasnya akan kita periksa kelengkapannya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD PKS Kabupaten Dompu Muhammad Tahir, ST., mengatakan, ada 30 dokumen bakal caleg yang di daftarkan. 30 Bacaleg tersebut tersebar di 5 daerah pemilihan (Dapil).
“Hari ini kami mengajukan dokumen 30 Bacaleg, mereka adalah tokoh terbaik yang kami seleksi di Kabupaten Dompu. Sebagai parpol yang bertanggungjawab terhadap pembangunan, maka kami membawa orang yang berkualitas,” ujar Guru Teho (Sapaan Akrab Ketua DPD PKS).
Dijelaskan, pendaftaran nama Bacaleg di tanggal 8 bukanlah sesuatu yang kebetulan. Tanggal 8 dipilih sesuai dengan nomor urut partai politik, dan itu dilakukan serentak di seluruh Indonesia.
“Ini sudah direncanakan, sesuai nomor parpol dan serentak seluruh Indonesia,” terang Guru Teho.
Lebih jauh Guru Teho mengatakan, dari 30 nama Bacaleg yang diajukan tersebut sudah memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan.
Pantauan wartawan di kantor KPU Dompu, pengurus PKS datang bersama anggota dan simpatisan untuk mendaftarkan bakal calon legislatif yang diusul. Kedatangan mereka menggunakan sepeda motor dan belasan unit mobil.
Usai menerima dokumen persyaratan dari PKS, KPU kemudian melakukan pemeriksaan kelengkapan berkas yang diajukan untuk diteliti lebih mendalam. (rk)
























