Sumbawa Barat, – Sejumlah Puskesmas di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) disebut kehabisan stok vaksin Covid-19.
“Saat ini stok vaksin di sejumlah puskesmas kosong, kecuali Puskesmas Sekongkang, itupun yang tersisa tinggal 100 vial (200 dosis),” ujar Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin, S.IK., melalui Kasi Humas Ipda Eddy Soebandi S.Sos., Selasa (12/10).
Tidak hanya di Puskesmas, kekosongan stok vaksin juga terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa.
Eddy mengatakan, bahwa capaian vaksinasi di KSB saat ini, untuk dosis pertama sudah mencapai 46,26 persen. Sementara untuk dosis kedua yakni 24,53 persen.
“Kekosongan ini dikarenakan antusias warga yang mengikuti vaksin cukup tinggi. Terakhir kemarin ada 3 puskesmas yang melakukan vaksin dengan jumlah 354 orang,” katanya.
Dalam sehari lanjut Eddy, progres vaksinasi di KSB mencapai hingga ribuan dosis. Dia berharap pengiriman vaksin untuk tiap-tiap Puskesmas bisa segera dilakukan.
Lebih jauh Kasi Humas mengungkapkan, untuk vaksin yang masih tersedia saat ini yakni di Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK). Diantarannya, Sinovak sebanyak 50 vial atau 100 dosis. Moderna 326 vial atau 4.564 dosis, yang peruntukannya, 36 vial untuk Dinas Kesehatan dan 290 vial untuk masyarakat umum.
“PT. AMNT, juga masih memiliki stok vaksbùlllļenis Astra Zeneca sebanyak 560 dosis,” terangnya. (pur)





















