Dompu, – Keluarga besar Sekolah Islam Terpadu-Imam Bukhari (SIT-IB) Dompu, memberika bantuan untuk warga korban penggusuran di Lingkungan Larema, Kelurahan Simpasai.
Penyerahan bantuan itu digelar di lingkungan SIT-IB, Senin (11/10/2021). Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Yayasan Assunah, Manager SIT-IB, kepala Sekolah, Ketua dan anggota komite sekolah dan sejumlah warga korban penggusuran.
Bantuan tersebut berupa uang tunai sebesar Rp. 19.330.500,- untuk 13 orang. Penyerahannya diwakili oleh Komite sekolah.
“Bantuan ini merupakan hasil penggalangan dari siswa-siswi, guru serta staf SIT-IB,” ungkap Ketuan Komite Ahmad Taufik.
Taufik berharap, bantuan itu bisa bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan pokok warga pasca penggusuran.
“Semoga ini bisa membantu. Mohon jangan dilihat nilainya, tetapi lihatlah keikhlasannya,” ujar Taufik.
Sementara itu Ketua Yayasan Assunah, Ustadz Abdul Haris Kusfi, LC., berharap kepada para korban untuk tetap bersabar dalam menghadapi ujian.
“Dengan adanya ujian ini, kita dituntuk untuk mencari jalan keluarnya. Mohonlah pertolongan kepada Allah dengan Sabar dan sholat. Sabar dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah dan sabar dalam meninggalkan perbuatan Dosa,” ujar Ustadz Abdul Haris.
Lulusan Universitas Islam Madinah ini mengatakan, bahwa manusia merupakan fitrahnya memiliki rasa dendam. Tetapi diharapkan rasa dendam itu agar bisa ditepis dan jauhkan.
“Jangan sampai menyimpan rasa dendam antara sesama, dan tetap menjalin hubungan baik, balaslah keburukan dengan kebaikan,” katanya. (jo)
























