Sumbawa Barat , – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa, Sumbawa Barat (KSB), sudah sepekan terakhir tidak lagi merawat pasien Covid-19.
“Dalam minggu ini tidak ada pasien terkonfirmasi positif Covid yang dirawat atau meninggal dunia,” ungkap Direktur RSUD Asy-Syifa, dr. Carlof, saat menerima kunjungan Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin SIK., Kamis (7/10/2021).
Carlof berharap kondisi ini akan terus bertahan. Ia mengaku sangat bersyukur, lebih-lebih saat ini Sumbawa Barat telah turun ke zona level 1, yang artinya kasus Covid-19 melandai.
“Kami akan selalu siap memberikan pelayanan maksimal jika nantinya ada pasien Covid-19. Tapi semoga kondisi ini tetap bertahan hingga pandemi berakhir,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, dr. Carlof juga mengapresiasi kinerja TNI-Polri yang telah memberikan energi positif dan arahan yang baik bagi tenaga kesehatan.
“Apa yang menjadi arahan Kapolres selama ini dalam memaksimalkan penanganan Covid-19, akan kami laksanakan dengan baik,” katanya.
Hal senada disampaikan Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin SIK., Ia juga mengaku bersyukur atas capaian KSB yang saat ini berada di zona level 1.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita dapat mempertahankan agar situasi Covid-19 di Sumbawa Barat semakin membaik,” ujarnya.
Kapolres berharap, kolaborasi TNI-Polri dan RSUD Asy-Syifa harus terus ditingkatkan, sehingga kerjasama dalam penanganan Covid-19, dapat dilakukan secara maksimal.
“Target capaian vaksinasi 70 persen juga harus terus dikejar dengan berbagai pendekatan, seperti terjun langsung ke lapangan atau jemput bola,” katanya.
Ia memastikan, bahwa pihaknya akan terus terjun ke daerah-daerah yang capaian vaksinasinya masih rendah. Tentunya, dengan kolaborasi TN-Polri, Dinas Kesehatan dan RSUD Asy-Syifa.
Pada kesempatan itu, Kapolres mengimbau kepada semua masyarakat untuk mengikuti vaksinasi. Karena capaian vaksinasi sesuai target, akan membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity. (pur)





















