Dompu, – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro akibat Covid-19 di Kabupaten Dompu, tidak menyurutkan semangat genarasi muda di Dusun Selaparang Timur, Desa Matua. Pemuda yang tergabung dalam organisasi Bajank Selaparang itu bertekad untuk merenovasi bangunan Masjid Al-Muhajjirin.
Untuk mewujudkan keinginannya itu, Bajank Selaparang pun mengaktifkan penggalangan dana dengan menyasar ratusan Kepala Keluarga (KK) di RT 01 dan RT 02 dusun setempat. Mereka menaruh harapan besar agar sumbangan yang diberikan warga bisa memperbaiki kondisi masjid yang kian lapuk termakan usia.
Semenjak dibangun puluhan tahun lalu, Masjid Al-Muhajjirin baru sekali tersentuh renovasi pada bagian atap. Itupun tidak maksimal, sebab Pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) kala itu, tidak memiliki anggaran yang cukup untuk renovasi total.
“Mau renovasi total tidak mungkin, karena selama ini kami hanya mengandalkan sumbangan warga,” ungkap Ketua Bajank Selaparang, Teguh Widodo, Rabu (4/8).
Menurutnya, konstruksi bangunan masjid yang kian lapuk termakan usia, ditambah pesatnya pertumbuhan penduduk adalah salah satu pertimbangan BKM bersama Bajank serta tokoh masyarakat setempat untuk merenovasi bangunan Masjid tersebut.
Tetapi, mengingat sumber anggaran utamanya berasal dari sumbangan bulanan warga, kemungkinan besar butuh waktu lama untuk bisa mewujudkannya.
“Kami tetap optimis. Jika memungkinkan untuk dibantu pemerintah daerah, itu sangat kami harapkan,” pungkasnya. (Bajank)
694
























