Bima, – Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini meninjau dan menyerahkan langsung bantuan kepada warga yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Bima, Senin (5/4/2021).
Pada kesempatan itu, Mensos mengajak masyarakat Kabupaten Bima untuk bersama-sama menjaga hutan dan lingkungan. Karena kata dia, fungsi hutan dan lingkungan sangat penting dalam keberlangsungan hidup.
“Menjaga hutan ini bukan saja tugas kementerian, tapi kepala daerah juga penting menjaga hutan. Terutama sekali adalah kesadaran masyarakat,” ujar Mensos, saat berkunjung di posko dapur induk di halaman kantor Kecamatan Bolo.
Mantan Walikota Surabaya ini mengajak masyarakat untuk tidak lagi melakukan pembalakan liar yang merusak fungsi hutan.
“Banjir bukan karena curah hujan tinggi, tetapi pemanasan global akibat perambatan hutan yang menyebabkan awan panas dan iklim yang tak tentu. Ditambah lagi lingkungan yang sudah rusak, sehingga banjir mudah datang,” katanya.
Risma juga mengakui, bahwa dalam pantauan di sejumlah lokasi banjir, daerah penghijauannya di Wilayah Kabupaten Bima masih kurang. Kata Mensos, pada pengalamannya tahun 2010 lalu, Surabaya merupakan daerah dengan 52 persen banjir. Namun setelah dilakukan penghijauan, sekarang sudah tidak ada lagi banjir.
“Penghijauan itu mampu menekan curah hujan tinggi,” katanya.
“Seperti apapun regulasinya, kalau kita tak berubah itu mustahil. Kita harus berubah, tidak lagi menebang pohon dan harus menjaga lingkungan,” tambahnya.
Mensos juga mengungkapkan, bahwa ia bersama rombongan turun langsung ke Bima untuk memastikan kondisi warga korban banjir, baik itu ketersediaan makanan yang cukup dan tempat tidur yang layak.
“Sebagai menteri, saya harus memastikan apakah makanan untuk korban ada, tempat tidurnya ada. Untuk itu kita membawa banyak bantuan,” terangnya.
Bantuan dari Kemensos sendiri yakni berupa bahan makanan, tempat tidur, selimut, tenda dan bahkan peralatan evakuasi. (sr)
1,124
























