Mataram, – Gubetnur NTB DR. Zulkieflimansyah, meresmikan Masjid Al-Falah di Dusun Baro, Desa Teniga, Kecamatan Tanjung, Senin (5/4/2021).
Masjid Al-Falah merupakan salah satu masjid yang dibangun dari donasi bantuan pasca gempa 2019. Masjid yang terletak diatas ketinggian itu, berarsitektur modern dengan fasilitasnya.
“Mesjid ini indah. Fasilitasnya juga modern tapi jangan lupakan fungsinya sebagai tempat ibadah,” ujar Gubernur dalam acara serah terima dan peresmian tersebut.
Gubernur yang akrab di sapa Bang Zul ini mengingatkan, bahwa keindahan bangunan mesjid tidak akan berarti apabila tidak diramaikan oleh jamaah setiap saat. Terlebih menjelang Ramadhan, aktifitas ibadah akan meningkat, seperti sholat tarawih dan tadarus Quran. Bang Zul juga berpesan agar Masjid dikelola dengan baik.
Sementara itu, Ta’mir masjid Al Falah yang juga ketua panitia pembangunan, Husni Arif menjelaskan, mesjid seluas 14 x 14 meter itu dibangun dengan anggaran 700 juta. Delapan puluh persen didanai oleh donatur tunggal dan sisanya merupakan swadaya masyarakat. Pembangunannya dimulai sejak Januari setelah selama dua tahun pasca gempa. Dan selama ini masyarakat beribadah di mesjid sementara yang kondisinya tidak layak.
Dengan arsitektur modern, masjid ini juga dilengkapi fasilitas toilet bergaya hotel.
“Banyak suka duka pembangunan mesjid ini. Saya meminta keikhlasan warga selama proses pembangunan dan bersama sama merawat mesjid ini selanjutnya,” ujar Arif.
Masjid Al Falah dibangun dari donasi perseorangan. Diwakili Hj. Winda, pihak donatur juga berharap pengelolaan terutama kebersihan dan perawatan mesjid menjadi prioritas.
“Masjid ini sumbangan dari Bapak Hengky dan Ibu Dinar, pengusaha dari Jakarta. Pengurus masjid bertanggungjawab agar semua warga dan jamaah bersama merasa memiliki masjid,” katanya. (*)
529
























