Dompu, – Burhanudin (35) petani asal Dusun Tompo Bawah, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Dompu tewas usai menenggak racun insektisida jenis Dupon Lanate yang dicampur racun Sidamethrin di pondok lahan jagung miliknya pada, Sabtu(13/2/2021) sore tadi.
“Korban tewas setelah menenggak racun di pondok yang ada di lahan jagung miliknya di Dusun Tompo,” ungkap Paur Subag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah.
Dijelaskannya, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya lantaran stress karena tanaman jagung miliknya habis setelah diserang hama tikus
“Berdasarkan keterangan istrinya, Korban stress akibat tanaman jagungnya dimakan tikus. Belum lagi memikirkan hutang yang dipakai modal tanam jagung,” katanya.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 16.30 wita. Korban bersama isterinya Maryam (34) sedang duduk di pondok yang berada di ladang jagungnya usai mengontrol keliling lahan.
Saat itu, korban stress mengetahui tanaman jagungnya yang terancam gagal panen akibat diserang hama tikus dan babi.
“Saat ngobrol, korban mengeluhkan hal itu pada isterinya dan berucap, ‘jika melihat keadaan tanaman jagung seperti ini saya tidak sanggup lagi bertani jagung dan lebih baik saya mati saja’,” ujar Hujaifah mengutip keterangan istri korban.
Maryam yang mendengar ucapan sang suami, sempat menenangkan korban. Saat itu keduanya ngobrol saling membelakangi. Tak disangka, korban nekat menenggak racun disaat keduanya sedang ngobrol
“Saat istrinya membalikan badannya, ia melihat sang suami sedang pingsan dan terlentang,” terangnya.
Maryam yang panik berteriak dan menangis seraya meminta pertolongan warga setempat. Tidak lama kemudian dua orang petani lainnya berdatangan dan langsung membantu menggotong korban menuju jalan raya.
“Tiba dipinggir jalan, korban dinaikan ke mobil Pick up yang kebetulan lewat saat itu dan segera dibawa menuju Puskesmas Kempo,” paparnya.
Korban meninggal dunia di tengah perjalanan menuju puskesmas. Selanjutnya korban dibawa ke rumah orang tuanya di Desa Taa, Kecamatan Kempo.
Kapolsek Kempo Iptu Zuharis bersama anggota yang menerima laporan itu kemudian mendatangi rumah duka dan berkoodinasi dengan Pihak keluarga.
“Kapolsek Kempo menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berpesan agar menerima takdir. Keluarga juga menerima dan ikhlas atas musibah itu,” pungkasnya. (rls)
1,986






















Astagfirullah
Tipis iman….. Sungguh berdosa