MATARAM, – Menteri Agama (Menag) RI, Jenderal TNI (Purn.) Fachrul Razi., didampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah melakukan kunjungan ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi. Pada kegiatan ini, Menag menggelar silaturahmi dengan Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Ormas dan juga ASN lingkup Kemenag.
Pada kesempatan itu Menteri Agama berpesan kepada seluruh masyarakat NTB tetap menjaga dan merawat keberagaman yang ada. Karena menurutnya, keberagaman bukanlah sebuah petaka, melainkan rahmat dari Allah SWT. Ia juga menegaskan bahwa tugas utama Kemenag adalah membangun kerukunan.
“Alhamdulillah selama ini bisa kita rawat dengan baik, saya bisa katakan NTB ini sudah selesai dengan masalah kerukunan, tinggal bagaimana mengkampanyekan atau menyebarluaskan makna kerukunan itu ke tempat lain,” ucapnya.
Fachrul Razi juga mengungkapkan, jika di setiap kunjungannya ke sejumlah daerah-daerah di Indonesia, dirinya kerap menceritakan tentang NTB. Salah satu contohnya yaitu Bank NTB Syariah yang disebutnya sudah maju dan bahkan sebagian besar pegawainya adalah non-muslim. Hal itu membuktikan bahwa NTB begitu menjunjung tinggi kerukunan di tengah keberagaman.
“Menunjukan syariah itu adalah memang sebuah sistem yang diangkat oleh umat Islam, tapi tidak hanya bagi umat Islam, untuk siapapun yang bisa mengambil manfaat dari syariah itu dengan senang hati juga bisa,” ungkap Fachrul Razi.
Fachru Razi berharap, kerjasama yang baik ini dapat terus ditingkatkan dalam menjaga kerukunan di Indonesia.
“Setiap orang harus merasa, dan harus yakin, bahwa agama yang dianutnya adalah agama yang paling baik dan benar, tapi pada sisi lain, Ia juga harus menghormati orang lain yang punya pandangan yang sama terhadap agamanya, itulah kehidupan yang harmonis,” katanya.
Pada kesempatan itu, Menag mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dengan mengutamakan protokol kesehatan saat beraktivitas. Menurutnya, Covid-19 tidak boleh dianggap remeh terlebih telah banyak korban yang berjatuhan akibat Corona.
“Ini tidak bisa dianggap enteng, oleh sebab itu kesehatan harus bisa kita jaga dengan sungguh-sungguh,” tutur Fachrul Razi.
Senada dengan itu, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengucapkan rasa terima kasih kepada para Tokoh Agama yang ada di NTB. Karena kata dia, Tokoh Agama telah banyak berkontribusi dalam membangun daerah, terlebih dalam masa penanggulangan pendemi Covid-19 saat ini.
“Kehadiran Tokoh Agama, banyak persoalan pelik yang dihadapi di NTB ini bisa diselesaiakan dengan baik, salah satunya itu masalah Covid-19,” sebut Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini.
Bang Zul juga mengutarakan rasa terima kasihnya atas atensi dan perhatian Menteri Agama bagi kemajuan di NTB. Ia pun berharap kehadiran Menag dapat memberikan semangat dan motivasi bagi masyarakat, khususnya di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi NTB.
“Terima kasih pak Menteri, mudah-mudahan sering-sering berkunjung ke NTB,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi NTB, Dr. H. M. Zaidi Abdad, juga menyampaikan apresiasi kepada Menag atas perhatiannya yang begitu besar kepada Provinsi NTB. Terlebih lagi, rentang waktu kunjungan Menag kali ini tidak terlampau jauh dari kunjungan yang sebelumnya.
“Ini merupakan suatu kebahagiaan bagi kami semua, karena tentunya tidak setiap provinsi bisa dikunjungi bapak Menteri Agama,” kata Zaidi.
Menurutnya, kehadiran Menag sangat berpengaruh pula pada sinergi dalam membangun moderasi beragama di NTB.
“Keberagaman atau keragaman itu patut untuk disyukuri, keragaman tidak diminta melainkan pemberian Tuhan, bukan untuk ditawar-tawar tetapi untuk diterima, ditengah keberagaman Alhamdulillah Indonesia masih berdiri dengan kokoh dan bersatu terus bergerak maju mengejar negara-negara maju lainnya yang ada di dunia ini,” ujarnya. (hms/Ac)
730
























