Mataram,- Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, memutuskan untuk menghentikan segala aktivitas di lingkungan kampus (lockdown). Langkah itu diambil menyusul adanya tiga orang Dosen yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19.
Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Rektor UIN Mataram Nomor 807/Un/Kp.00.1/03/2021, hasil rapat pimpinan pada selasa (22/3/2021). Sebagaimana yang tertuang dalam SE tersebut, aktivitas kampus akan ditutup mulai tanggal 24 Maret hingga tanggal 6 April 2021.
Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Mataram, Drs. H. Subuhi membenarkan bahwa tiga dosen di kampus itu positif terpapar virus corona. Ketiganya memiliki riwaya kontak dengan keluarga dan teman yang positif covid-19.
Ketiga dosen yang terjangkit Corona itu adalah AA dan MS dosen di Fakultas Syariah, serta RM dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
“Yang positif ada tiga, diantaranya AA, MS dan RM. Kami sudah mengarahkan Dekan Fakultas Syariah untuk melakukan tracking dan rapit anti gen secara mandiri dengan penuh kesadaran dalam rangka memutus manta rantai penyebaran Covid,” ungkap H. Subuhi yang juga ketua Tim Satgas Covid-19 UIN Mataram.
Untuk sementara, pelayanan dosen dan mahasiswa bersifat online sampai dengan waktu yang telah ditentukan. Selama lockdown berlangsung, semua dilarang masuk ke area kampus kecuali mengantongi izin dari satgas covid-19 UIN Mataram. Sekretariat UKM yang ada di kampus 1 juga dikosongkan semuanya.
“Bukan hanya kampus 1, kampus 2 yang terletak di jalan Gajah Mada juga di tutup, dan mahasiswa yang ada di Ma’ahad Al Jamiah dilarang selama di berlakukan lockdown,” katanya. (ac)
1,395
























