Lombok Tengah, – Puluhan pelajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Basiah, Desa Mangkung, Kecamatan Praya Barat, keracunan, Rabu (20/10/2021).
Total ada 22 orang yang dilarikan ke Puskesmas sekitar untuk mendapatkan perawatan medis
Kapolsek Praya Barat AKP Heri Indrayanto, SH., membenarkan peristiwa tersebut. Puluhan siswa-siswi itu diduga keracunan akibar mengkonsumsi tempe goreng campur saus sambal yang dibeli dari salah seorang pedagang di halaman sekolah.
“Jumlahnya ada 22 orang. Mereka merasakan gejala mual, muntah dan pusing sekitar 15 menit usai mengkomsumsi gorengan dengan saus sambal,” ungkap Heri.
Gorengan tersebut dibeli oleh para pelajar saat jam istirahat. Selain pelajar, penjual pun juga mengami keracunan.
“Diduga para pelajar ini keracunan gorengan tersebut. Dan penjual juga mengalami keracunan,” ujarnya.
Saat ini 22 orang tersebut masih menjalani perawatan intensif dan diinfus di Puskesmas. Semuanya mengalami gejala yang sama, yakni mual, muntah dan pusing.
“Alhamdulillah semua korban cepat ditangani. Secara umum kondisinya sudah membaik,” katanya.
Kapolsek mengaku, bahwa pihaknya telah mengamankan bahan- bahan pembuatan tempe Goreng tersebut, diantaranya Minyak bekas gorengan, sisa minyak goreng kemasa, sisa tempe goreng, sisa tepung, sisa tepung Rose Brand, sisa adonan, saus sambal dan bekas Muntahan korban.
Petugas juga telah meminta keterangan dari para korban, berkoordinasi dengan pihak Puskesmas serta menyerahkan bahan-bahan gorengan itu untuk dilakukan uji laboratorium.
“Bahan yang digunakan untuk membuat gorengan sudah kita amankan langsung dirumah penjual, untuk diserahkan ke Dinas Kesehatan. Kita masih menyelidiki penyebab keracunan ini. (moy)





















