Sumbawa Barat, – Tracking kontak dan Swab Antigen terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), sebagai langkah memutus rantai penyebaran Covid-19.
Rabu (25/8/2021) Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Poto Tano bekerjasma dengan TNI-Polri setempat menggelar tracking kontak terhadap puluhan guru dan Staf Desa Tua Nanga, Kecamatan Poto Tano.
“Yang diswab antigen yaitu, 17 orang guru dari TK Negeri, SDN dan SMP Satu Atap Tua Nanga. Untuk perangkat desa sebanyak 20 orang,” ujar <span;>Kasi Humas Polres KSB Ipda Eddy Soebandi, S.Sos.
Dari 37 <span;>orang yang diswab, hasilnya negatif semua. Eddy menjelaskan, tracking kontak dan swab antigen itu digelar sebagai upaya <span;>mencegah penyebaran dan memutus mata rantai Covid-19.
“Swab antigen ini menyasar para guru dan staf desa yang memang setiap hari bekerja melayani masyarakat,” terang Eddy.
Selain Swab antigen, Polisi juga memberikan himbauan terhadap guru dan staf desa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, yakni menerapkan 3M.
Warga juga diminta untuk membatasi mobilitas keluar daerah jika tidak terlalu penting, untuk menjaga penularan Covid-19. (pur)
608





















