Bima, – Hari kedelapan belas Puasa Ramadhan, Jumat 30 April 2021, Pemerintah Kabupaten Bima melaksanakan safari Ramadhan di dua Kecamatan yakni Tambora dan Sanggar.
Di Kecamatan Sanggar, kegiatan digelar di Masjid Babussalam, Desa Piong dengan dihadiri oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE., dan didampingi asisten III Setda Bima Drs. H Arifudin HMY, Kepala OPD, Kabag serta Kasubag Lingkup Pemkab Bima.
Sedangkan di Kecamatan Tambora, Safari Ramadhan dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas, Desa Kawinda To’i. Dihadiri oleh Wakil Bupati Bima, Drs. H Dahlan HM. Noer didampingi Asisten I Setda Bima, Drs. H. Putarman dan sejumlah kepala OPD, Kabag serta Kasubag lingkup Pemkab Bima. Untuk penceramah Pemkab menghadirkan Ust. Farhan Bil Islam, S. Pd.I.
Di Masjid Babussalam, Desa Piong, Pemerintah menyerahkan bantuan Al-Quran oleh asisten III, kepada Camat Sanggar, Ahmad SH.
Bupati Bima mengajak warga untuk tetap menjaga hubungan kekeluargaan. Kata, Bupati, bahwa perbedaan pilihan diwaktu Pilkada adalah hal yang biasa dalam pesta demokrasi.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk belajar berpolitik yang baik, agar bisa mengetahui politik yang sehat.
“Kepada Camat, para Kades dan semua kita, agar dapat memberikan pembinaan politik yang baik pada masyarakat. Jangan sampai merusak hubungan kekeluargaan,” ujar Bupati yang akrab disapa Umi Dinda ini.
Dihadapan masyarakatnya, Umi Dinda berkomitmen untuk memperjuangkan perangkat jaringan komunikasi bagi warga di Desa Piong. Pemerintah Daerah akan terus memperjuangkannya bersama leading sector terkait yaitu Dinas Kominfotik.
“Kalau perangkat komunikasi sudah lancar, akan memudahkan Pemerintah menindaklanjuti permintaan dan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan itu, Umi Dinda juga menyemangati para jama’ah untuk terus belajar, berbenah untuk bisa bersaing dengan Kecamatan-kecamatan lain. Dengan cara, mampu memperbaiki dan menyediakan Sumber Daya Manusia yang mumpuni.
Bupati wanita pertama di NTB ini, meminta kepada seluruh masyarakat untuk dapat mengambil hikmah atas musibah bencana alam yang terjari di Kabupaten Bima, beberapa waktu lalu.
‘’Kita harus banyak belajar dari bencana banjir Kemarin,’’kata Bupati.
Menurut Umi Dinda, yang perlu diperhatikan adalah terus menjaga kelestarian hutan sebagai sumber air. Sumber Daya Alam harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.
“Pemerintah, TNI, Polri dan Masyarakat akan saling berkoordinasi menjaga Hutan sebagai SDA milik kita,” katanya. (tim)
840























