Bima, – Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Riza Ramdhani, S. Sos, SH, M Han., meresmikan jembatan Kartika Eka Paksi, Selasa (20/4/2021) sore.
Peresmian jembatan yang menghubungkan Desa Bolo dan Desa Rade itu, ikut dihadiri pula oleh Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, Wakil Bupati, Drs H Dahlan HM Noer, Kapolres Kabupaten, Dandim 1608/Bima, Anggota DPR RI Komisi III, H Muhammad Syafrudin, ST., MM, Anggota DPD RI, Evi Apita Maya, anggota DPRD Kabupaten Bima, sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Bima serta ratusan warga yang berada di Desa Rade dan Desa Bolo, Kecamatan Madapangga.
Pembangunan jembatan penghubung Desa Rade dan Bolo terrsebut menggunakan sistem Acrow Panel. Selain itu, dalam waktu sepuluh hari, anggota TNI dari Batalyon Zeni Konstruksi ( YONZIKON ) TNI – AD, juga membangun jembatan di Desa Tonda dan Desa Campa.
Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti, SE., menyampaikan terima kasih pada Danrem yang telah memberikan perhatian luar biasa kepada masyarakat Bima pasca musibah banjir bandang beberapa waktu lalu.
‘’Atas nama Pemerintah kami sampaikan terima kasih. Terutama pada Kasad Jendral Andika Pratama yang sudah langsung mengirim pasukannya dan tiba di Bima kurang lebih seminggu yang lalu. Kemudian mengerjakan jembatan dengan hasil telah kita saksikan bersama-sama,’’ujar Bupati.
Bupati Dua Periode yang akrab disapa Umi Dinda ini menjelaskan, jembatan Kartika Eka Paksi telah didesigne khusus, dengan kapasitas yang sudah ditentukan. Warga, diminta untuk mengawasi agar jembatan itu tidak dilewati oleh mobil atau truk yang kapasitas muatannya lebih dari 15 ton.
Kata Bupati, perhatian yang diberikan oleh TNI sangat mempermudah akses masyarakat yang saat sekarang tengah melaksanakan panen hasil pertanian.
“Ini adalah bukti kedekatan TNI dengan masyarakat. TNI hadir tidak hanya membawa jembatan tetapi langsung mengerjakan. Terima kasih pada segenap anggota TNI, terlebih pada Kasad dan Panglima TNI telah memberikan perhatian lebih pada masyarakat Kabupaten Bima,’’ kata Bupati.
Pada kesempatan itu, Bupati juga berharap kepada masyarakat di Kecamatan Madapangga untuk dapat menjaga kondisi hutan, agar tidak menjadi penyebab banjir yang akan menggenangi Desa dan Kecamatan disekitar.
Sementara itu, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Riza Ramdhani, menyampaikan rasa syukurnya pada warga di Desa Rade dan Bolo yang dapat hadir untuk meresmikan jembatan Kartika Eka Paksi.
Kata Danrem, pemberian nama jembatan Kartika Eka Paksi, telah didiskusikan dengan masyarakat di Desa Bolo dan Rade. Nama itu merupakan lambang kehormatan dalam TNI angkatan Darat.
‘’Atas nama Korem Wira Bakti mengucapkan terima kasih pada Kasad, telah mengirimkan pasukan maupun peralatan jembatan, acro panel. Untuk membantu pasca bencana banjir di Bima,’’ ujar Danrem.
Danrem Rizal juga menyampaikan terima kasih pada Pemerintah Daerah yang telah mensuport. Juga kepada masyarakat Desa Bolo dan Rade yang sangat luar biasa.
“Setiap hari warga Desa Rade dan Bolo selalu gotong royong tidak mengenal waktu,” katanya.
Sinergitas, menyatunya TNI dengan rakyat harus terus dikembangkan. Karena, kata Danrem, negara kuat apabila TNI dan Rakyatnya menyatu. TNI ingin mengabdi yang terbaik untuk rakyat, karena lahir dari rakyat.
‘’Oleh karena itu, kami ingin selalu berbuat yang terbaik untuk rakyat,” ungkapnya.
Usai peresmian, Danrem Wira Bakti, Bupati dan Wakil Bupati Bima serta sejumlah pejabat melaksanakan buka puasa bersama di Masjid Nurul Yakin Desa Bolo. Kemudian dilanjutkan dengan Sholat Magrib berjama’ah. (sr)
744
























