Bima, – Jumlah penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk Maret dan April 2021 di Kabupaten Bima berkurang. Pengurangan itu hampir menyeluruh disetiap desa.
Di Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, jumlah penerima BST sebelumnya yakni 291 orang. Namun di bulan Maret dan April, jumlahnya bekurang menjadi 181 orang saja.
“Penerima BST di desa ini berkurang sebanyak 110 orang dari sebelumnnya 291 penerima,” ujar Kepala Desa Tambe, Chandra Nan Arif SPd, Kamis (15/4).
Dia pun mempertanyankan berkurangnya penerima bantuan Covid-19 dari Kemensos tersebut.
“Kita pertanyakan berkurangnya penerima ini. Apa alasan sehingga sebagian penerima berkurang dari sebelumnnya,” tutur pria yang akrab disapa Chandra tersebut.
Dijelaskannya, sejak Januari sampai April 2021, besarnya bantuan sosial tersebut diterima setiap penerima yakni Rp 300 ribu perbulan.
“Kalau di tahun 2020 lalu, BST ini sebesar Rp 600 ribu per bulannya,” terang Chandra.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima, Drs Andi Sirajuddin mengaku tidak tahu menahu pesoalan berkurangnya data penerima BST tersebut.
“BST itu yang tahu Kementerian Sosial,” ujarnya saat dihubungi via whatsapp.
Terkait alasan berkurangnya pun, Andi Sirajudin juga mengaku tidak tahu. Karena data bayarnya langsung masuk di Kantor Pos.
“Kami nggak ada datanya terkait BST tersebut,” tegasnya.
Diakuinya,selama proses pencarian BST, kantor Pos sendiri tidak ada koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bima sejak Januari sampai April 2021.
“Mereka (kantor Pos, red) tiba-tiba langsung buat jadwal penyaluran. Sedangkan kami hanya dijadikan kambing hitam,” pungkasnya.(sr)
591
























