Mataram, – Aparat Gabungan dari Bidang Propam Polda NTB bersama Detasemen Polisi Militer (Denpom) TNI AD, AL, dan AU menggelar operasi penegakan disiplin dengan merazia sejumlah tepat hiburan malam di Kota Mataram, Sabtu (27/2/2021) malam.
Kabid Propam Polda NTB, Kombes Pol Awan Hariono mengatakan, razia penegakan disiplin itu dilakukan untuk memastikan ada dan tidaknya anggota TNI-Polri yang masih mengunjungi tempat hiburan malam.
“Beberapa hari lalu, ada oknum anggota Polri yang melakukan tindakan yang melanggar norma dan tindak pidana di tempat hiburan. Oleh karena itu, kita tindaklanjuti dengan kegiatan operasi penegakan disiplin bagi anggota Polri dan TNI yang berada di tempat hiburan malam,” ungkap Awan Hariono.
Operasi bersama tersebut melibatkan sekitar 30 anggota tim gabungan, dengan menyasar The Plaza Karaoke & Lounge Lombok dan The Kingsman Resto & Lounge di kawasan Cakranegara, Kota Mataram, dan beberapa tempat karaoke lainnya.
Dalam razia ini, tim gabungan memeriksa sejumlah room karaoke yang terisi. Pengunjung dan para wanita partner song (PS) diperiksa identitasnya satu persatu.

Tercatat lebih dari 20 room karaoke yang diperiksa petugas gabungan. Petugas juga mengingatkan kepada pengelola tempat hiburan malam untuk mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dan peraturan tentang pembatasan jam malam. Para pengunjung dan karyawan tempat hiburan juga di edukasi tentang pencegahan Covid-19.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan tidak menemukan adanya anggota TNI-Polri yang berada di tempat hiburan malam.
“Operasi sinergi TNI-Polri tidak menemukan adanya anggota yang berada di tempat hiburan,” ungkap Awan Hariono.
Selain itu lanjut Kabid Propam, kegiatan bersama TNI-Polri tersebut dilakukan untuk meningkatkan sinergitas TNI-Polri di Mataram dan NTB pada umumnya.
“Kegiatan ini merupakan implementasi kebijakan pimpinan Polri, bahwa sinergitas TNI-Polri harus lebih harmonis lagi dalam setiap kegiatan,” katanya.
Seperti diketahui, kasus penembakan oleh oknum anggota Polri di Cafe RM, Cengkareng, Jakarta Barat, terjadi pada Kamis malam (25/2) dengan salah satu korbannya anggota TNI. Kasus ini sudah ditangani Mabes Polri.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menekankan agar soliditas dan sinergitas TNI-Polri harus terus ditingkatkan.
“Perintah atasan jelas, tidak boleh ada anggota TNI-Polri yang berada di tempat hiburan. Apabila ditemukan, khususnya anggota Polri, maka akan kita tindak tegas,” kata Kombes Awan. (my)
687
























