Bima, – Seorang nelayan di Kabupaten Bima tenggelam usai menyelam ikan hasil pengeboman di perairan selatan Pulau sangiang, Kecamatan Wera.
Korban atas nama Buhran (40) asal Desa Sangiang itu ditemukan meninggal dunia, pada Kamis (11/2/2021) sekitar pukul 15.30 Wita.
“Setelah dilakukan penyelaman, korban berhasil ditemukan sekitar 50 meter sebelah utara dari LKP,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram Nanang Sigit PH.
Korban berhasil ditemukan dalam pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan dari tim rescue Pos SAR Bima, TNI, Polri, BPBD, nelayan setempat dan unsur lainnya. Setelah di evakuasi, korban langsung dibawa ke rumah duka.
Nanang Sigit menjelaskan, berdasarkan penuturan dari Camat Wera Kabupaten Bima, H. M Ridwan, korban pergi mencari ikan pada hari Kamis sekitar pukul 03.00 Wita. Setibanya di LKP, korban melihat nelayan lainnya yang melakukan pengeboman ikan, oleh korban kemudian iku mengambil ikan di dasar laut dengan cara menyelam.
Setelah melakukan penyelaman, korban tiba-tiba mengalami sakit dibagian dada, kemudian terjatuh ke laut dan tenggelam.
Menindak lanjuti laporan yang diterima dari Kepala Camat Wera, Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram menggerakan tim rescue Pos SAR Bima menggunakan Rigit Inflatable Boat (RIB) untuk melaksanakan pencarian bersama unsur lainnya.
“ditemukan pukul 15.30 Wita dan operasi SAR (pencarian dan pertolongan) dinyatakan ditutup,” tandasnya. (In/Pr)
4,845






















Bom molotov bisa merusak ekosistem trumbu karang