MATARAM, – Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, mempromosikan keindahan alam NTB dihadapan para ahli yang tergabung dalam Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI). Ia bahkan meminta kepada para Ahli untuk mempromosikan keindahan NTB hingga ke seluruh dunia.
“Atas nama Pemprov NTB, menyampaikan terimakasih kepada IAGI yanh telah mengadakan even ke-49 di NTB, semoga semua yang baik yang bapak ibu temui di sini itu, bisa diceritakan pada Indonesia dan dunia,” ujar Wakil Gubernur dalam sambutannya di pertemuan ilmiah tahunan IAGI di Killa Senggigi, Jumat (18/12).
Dihadapan para ahli, Wakil Gubernur yang akrab disapa Umi Rohmi ini, menjelaskan bahwa NTB berdiri dari dua pulau besar, Lombok dan Sumbawa dan memilki lebih dari 400 pulau pulau kecil (biasa disebut Gili) dan keindahan alamnya masih sangat terjaga.
“Tuhan telah menganugerahkan kandungan alam yang luar biasa banyaknya di NTB,” katanya.
Saat ini, Pemerintah Provinsi bersama Pemkot/Pemkab sedang gencar-gencarnya melakukan perlindungan dan pelestarian lingkungan, mulai dari memasifkan pengelolaan sampah hingga penghijauan kembali hutan-hutan yang gundul.
“Kami di NTB ini paham betul, daerah ini luar biasa indah dan luar biasa kaya dengan sumber daya alam. Jadi, pelestarian lingkungan ini menjadi suatu kewajiban yang harus betul-betul kita perjuangkan bersama,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Umi Rohmi meminta kepada para ahli geologi untuk ikut mensosialisasikan keselamatan lingkungan khususnya pada sektor pertambangan liar yang marak terjadi dan menimbulkan kerusakan lingkungan.
“Saya ingin titip juga sama bapak ibu semua, yuk kita kampanyekan, supaya tidak ada tambang-tambang ilegal yang sangat membahayakan kehidupan kita. Karena kadang-kadang tambang ilegal yang kecil yang dikelola secara tidak bertanggung jawab, itu yang merusak citra secara keseluruhan,” pintanya.
Untuk diketahui, pertemuan IAGI ini merupakan event ke-49 yang sangat dinantikan oleh para ahli geologi. Kegiatan itu dihadiri oleh kalangan akademi, praktisi dan birokrasi. Event tersebut menjadi ajang berbagi ilmu para ahli geologi dengan bidang kerja yang berbeda-beda dan keahlian yang berbeda-beda pula.
Pertemuan IAGI kali ini menjadi spesial karena bertepatan dengan ulang tahun IAGI yang ke-60. Di umur yang sudah cukup mapan, tentunya IAGI dituntut sebagai organisasi profesi yang dapat memberikan kontribusi yang besar bagi bangsa dan negara khususnya dalam bidang kebumian sehingga pembangunan yang berwawasan sumber daya dan bencana geologi dapat terlaksana.
Isu lingkungan menjadi isu yang sangat seksi akhir-akhir ini, mengingat meningkatnya jumlah penduduk yang meningkatkan kebutuhan akan komoditi geologi seperti bahan tambang dan kebutuhan akan ruang mengakibatkan isu-isu lingkungan semakin perlu untuk diperhatikan. (hms/ac)
814
























