Mataram, – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro di Kota Mataram diterapkan mulai tanggal 5 hingga tanggal 20 juli 2021. Kepolisian setempat pun telah menyiapkan Cek Poin di pintu masuk perbatasan Kota Mataram.
“Cek poin ini dimulai pada Kamis (8/7) kemarin. Ini merupakan imbangan dari pada PPKM Darurat yang diterapkan dipulau Jawa. Untuk teknis pelaksanaan, kita tidak melakukan penyekatan menyeluruh, hanya operasi Yustisi penindakan Protokol Kesehatan,” ungkap Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi, SIK.
Di hari pertama (Kamis.red) petugas hanya mendirikan dua cek poin saja. Diantaranya, Cek poin di Dasan Cermen, Cakranegara dan di sebelah Barat Monumen Mentaram Jalan Lingkar Selatan.
“Dua Cek Poin dulu, nanti jumlahnya ditambah. Cek Point yang lainnya akan didirikan di perbatasan Gerimax dan satu lagi di Bintaro, Ampenan ,’’ ujar Kapolresta usai<span;> memantau pelaksanaan Cek Poin dan kekuatan personel yang bertugas di masing-masing Cek Poin.
Heri meminta kepada warga diluar daerah untuk sementara tidak melakukan perjalanan ke Kota Mataram, jika tidak terlalu mendesak.
“Kita tidak menghentikan aktifitas orang yang masuk ke Kota Mataram, akan tetapi kita hanya membatasi saja. Ada petugas yang akan menanyakan keperluannya, kalau sekiranya tidak mendesak akan dipulangkan,” tegas Heri.
Selain itu, petugas juga akan memeriksa semua pengendara yang melintas di Cek Poin, apakah mereka sudah menjalani vaksinasi atau tidak. Polisi juga berencana akan membangun gerai vaksin di lokasi Cek Poin.
“Untuk saat ini, kita masih terkendala ketersedian vaksin. Nanti kalau vaksin sudah terpenuhi kita akan bekerjasama dengan RSUD dan Puskesmas untuk mendirikan Gerai Vaksin. Pengendara yang belum divaksin, nantinya bisa langsung menjalaninya di lokasi cek poin,” katanya.
Lebih jauh Heri mengungkapkan, untuk personel yang ditugaskan di lokasi cek poin yakni sepertiga kekuatan Polresta. Personel itu akan dibagi tiga kekuatan. Diantaranya, kekuatan pertama akan melaksanakan Cek Poin pagi atau strong Point pagi. Kekuatan kedua akan dilibatkan pada kegiatan blue light malam yakni operasi gabungan TNI-Polri bersama Sat PolPP Provinsi dan Kota. Sementara untuk kekuatan ketiga, akan melaksanakan kegiatan harian rutin.
“Cek Poin ini akan diberlakukan sampai adanya pencabutan PPKM Mikro yakni tanggal 20 Juli mendatang. Kalau PPKM ini diperpanjang, maka ini juga tetap dilanjutkan,” tegas Heri. (pr)
610
























