Mataram, – Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah meminta pihak Perusahaan Sumbawa Timur Mining (PT. STM) yang saat ini melakukan kegiatan eksplorasi terpusat di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, agar selalu memperhatikan standar lingkungan yang baik di sekitar wilayah tambang. Terutama menjaga kelestarian hutan lindung, karena menjaga kelestarian hutan adalah salah satu program unggulan pemerintah Provinsi NTB yang terus didorong hingga saat ini.
“Saya berharap selama kegiatan eksplorasi atau penelitian, standar kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan harus dijunjung tinggi. Karena itu juga akan mempengaruhi citra perusahan ditengah masyarakat,” harap Wagub saat menerima Audiensi rombongan management PT. STM, di pendopo Wakil Gubernur NTB, Rabu (05/05/2021).
Ummi Rohmi juga menegaskan, PT STM harus memberdayakan segala potensi yang dimiliki oleh SDM dan tenaga lokal. Jangan sampai mereka hanya jadi penonton di tanah sendiri. Beri mereka kesempatan untuk mengasah kemampuan. Tentu harus didukung dengan berbagai program latihan yang difasilitasi oleh pihak perusahaan pertambangan tersebut.
“Kita harus pastikan bahwa kehidupan masyarakat disekitar harus sejahtera. Artinya kehadiran perusahaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Begitu juga dampak bagi percepatan pertumbuhan ekonomi daerah,” tutur Ummi Rohmi.
Menanggapi hal itu, Principal Government Releasen PT. STM, Yuyud Indrayudi menyambut baik harapan itu. Karena menurutnya, keterlibatan SDM lokal menjadi salah satu konsen perusahaan selama menjalankan kegiatan eksplorasi atau penelitian.
“Bahkan saat ini, kami melakukan pembinaan kepada kelompok tani. Kami berkomitmen untuk mengutamakan SDM lokal,” katanya.
Kata Yuyud Indrayudi, pelestarian alam dan hutan lindung di sekitar merupakan komitmen perusahaan yang paling penting. Pihaknya akan memperhatikan kelestarian fungsi dan keseimbangan lingkungan hidup termasuk wilayah kawasan hutan, melakukan penanaman pohon kembali di lokasi yang telah digunakan untuk eksplorasi.
“Kami selalu komitmen untuk menjaga lingkungan dan sosial masyarakat di sekitar kawasan pertambangan,” ujarnya. (*)
633
























