Sumbawa, – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Mujiburahman (49) yang hanyut terseret banjir bandang. Mantan Kades Batu Tering ini ditemukan dalam kondisi meninggal Dunia, Kamis (25/2/2021) sekitar pukul 10.15 Wita.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa Muhammad Nurhidayat, ST., mengatakan, jasad Mujiburahman ditemukan di wilayah Tiu Palelar bendungan batu bulan atau sekitar 10 Km dari lokasi awal korban terseret arus.
“Korban berhasil ditemukan sekitar Pukul 10.15 Wita, dalam posisi mengapung,” ungkap Muhammad Nurhidayat.
Dijelaskannya, pencarian Korban di hari ketiga ini mulai dilakukan sejak pukul 06.00 wita. Sebagian tim melakukan pencarian melalui Dusun Bage Loka, Desa Lito dan Tim BPBD melakukan pencarian di Bendungan Batu Bulan.
“Pencarian Tim BPBD di mulai pukul 07.15 wita, dengan membagi tim menjadi 2 regu menggunakan reber boat, regu 1 Tim BPBD jalan menyusuri bagian kanan bendungan dan Tim 2 BPBD Menyisiri bagian Kiri,” ujarnya.

Tim menyusuri ujung akhir muara sungai jarak 10 Km dari titik awal. dengan sangat hati-hati dilakukan penyisiran di dekat tumpukan sampah, kayu dan bambu. Awalnya Tim 2 BPBD menemukan Lampu mobil, setelah itu tim kembali menemukan sendal milik korban.
Setelah menemukan lampu mobil dan sandal, mesin boat tim 2 sempat mengalami kendala pada mesin yang tiba-tiba mati. Tim kemudian perlahan menepi ke sekitar tumpukan sampah.
“Saat menepi di dekat tumpukan sampah, kayu dan bambu, tim melihat jasad korban dengan posisi mengapung,” papar Muhammad Nurhidayat.
Jasat korban kemudian dievakuasi dengan dibantu dengan Tim 1 BPBD menuju Bendungan Batu Bulan dan di Evakuasi menuju rumah duka.
“Jenazah rencananya akan dimakamkan hari ini di TPU Batu Tering,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Mujiburahman warga Desa Batu Tering, Kecamatan Moyo Hulu, Sumbawa dilaporkan tenggelam di sungai Desa Setempat, Selasa (23/2/2021) sore.
Mantan Kepala Desa Batu Tering itu, tenggelam bersama mobilnya akibat diterjang banjir bandang. Mobil korban berhasil ditemukan dalam kondisi rusak parah.
Kejadian itu bermula ketika korban pergi ke sawah dengan mengendarai mobil. Korban memarkir mobilnya di tengah sungai kering yang berada di dekat sawahnya tersebut.
Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Moyo Hulu, mengakibatkan banjir di sungai yang awalnya kering itu. Mengetahui adanya bajir, Korban kemudian berusaha memindahkan mobilnya ke tempat yang aman.
Akibat besarnya debit air, Korban pun terseret arus beserta mobilnya. Kendaraan korban berhasil ditemukan di dekat bendungan Batubulan dalam kondisi rusak parah.
Pencarian mulai dilakukan sejak hari Selasa (23/2) oleh Tim SAR gabungan dari Pos SAR Sumbawa, BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Tagana Dinsos, Pramuka, aparatur Desa dan Camat, PMII, Relawan Kemanusian serta masyarakat setempat. (Pr)
1,838
























