Sumbawa, – Upaya pencarian Mujiburahman (49), mantan Kepala Desa Batu Tering yang menjadi korban hanyut terbawa banjir bandang bersama mobilnya, belum membuahkan hasil.
Pencarian hari kedua, (Rabu 24/2/2021) dihentikan sekitar pukul 17.45 Wita, karena kondisi sudah mulai gelap, jarak pandang berkurang, hujan turun serta debit air sungai yang terus bertambah.
Pencarian yang dimulai sejak pagi itu, dilakukan dari titik awal korban hanyut, dengan menyusuri sungai tempat kejadian hingga ke Bendungan Batu Bulan. Pencarian di Bendungan Batu Bulan dilakukan menggunakan 2 fiber boat BPBD dan 4 perahu warga setempat.

“Pencarian korban akan dilanjutkan besok pagi (Kamis 25/2) dan dimulai sekitar pukul 06.00 wita,” ujar Plt. Kepala Pelaksana BPBD Sumbawa Muhammad Nurhidayat, ST.
Tim juga sudah menggelar briefing di Kantor Desa Batu Tering terkait rencana operasi pencarian untuk esok harinya. Upaya maksimal akan terus di lakukan seluruh tim pencari agar korban dapat ditemukan.
“Usai pencarian tadi, Tim juga sudah melakukan breafing singkat terkait rencana pencarian besok. Semoga operasi kemanusiaan ini dapat berjalan lancar dan membuahkan hasil,” ujar Muhammad Nurhidayat.

Dijelaskannya, untuk tim yang terlibat dalam pencarian masih dilakukan oleh personel BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Tagana Dinsos, Aparatur Desa dan Kecamatan, Pramuka, PMI, Para Relawan Kemanusiaan dan Masyarakat sekitar. (Pr)
614






















ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜