Mataram, – Bazar Pangan Murah yang digelar selama rangkaian Safari Ramadhan menjadi salah satu cara Pemerintah Provinsi NTB dalam menekan inflasi. Hal itu disampaikan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dalam lanjutan Safari Ramadhan di Masjid Akramul Haq, Desa Jembatan Kembar Timur, Kecamatan Lembar,Kabupaten Lombok Barat, Senin (10/4/2023).
Gubernur mengungkapka bahwa, Provinsi NTB menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia. Namun memasuki bulan suci Ramadhan ini, NTB termasuk daerah yang mengalami peningkatan inflasi cukup tinggi.
Salah satu penyebab utama kenaikan inflasi dikarenakan harga beras yang relatif tinggi di NTB. Hal ini disebabkan stok gabah yang sedikit dan banyak yang dijual langsung ke Pulau Jawa.
“Untuk itu, kami mengambil inisiatif bersama pemerintah Kabupaten/Kota se-NTB, daripada menggelar buka bersama, lebih baik menggelar bazar bersama,” ungkap Gubernur.

Dengan kehadiran Bazar Pangan Murah, diharapkan dapat membantu meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, khususnya selama bulan Ramadhan.
“Senang sekali bisa hadir disini, mudah-mudahan bazar ini tidak hanya hadir di bulan Ramadhan, tapi dengan keterbatasan yang kita miliki kita berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat kita,” pungkasnya.
Pada momen Safari Ramadhan yang juga dihadiri oleh Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, Pemerintah Provinsi NTB juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan dan peninjauan bazar pangan murah. (rls/fa)
























