Mataram, – HL alias UC (23) akhirnya ditetapkan sabagai tersangka atas kasus dugaan penghinaan terhadap Negara Palestina. Cleaning Service asal Gerung, Lombok Barat ini terancam hukuman enam tahun penjara.
“Terhadap tersangka HL alias UC dikenakan pasal 28 Ayat 2 Jo Pasal 45 a, Ayat 2 UU ITE. Dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun penjara,” ujar Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, S.IK. M. Si., dalam rilis yang diterima NTBPress.com.
Selain memeriksa tersangka dan mengumpulkan barang bukti, Kepolisian juga telah mengambil keterangan dari tiga orang saksi.
Selain itu, Polisi juga telah melakukan penggalangan terhadap para tokoh dan patroli cyber untuk mengantisipasi adanya provokasi pihak lain terkait postingan tersangka HL.
“Polda NTB telah memeriksa 3 org saksi .
Dalam kasus ini yang bersangkutan telah membuat pernyataan minta maaf dan dipublikasikan melalui media sosial. Kasus ini ditangani oleh Ditreskrimsus Polda NTB,” katanya.
Artanto menjelaskan, HL yang berprofesi sebagai Cleaning Service di Universitas Bumi Gora Mataram tersebut, memposting video bernada penghinaan dengan kata-kata yang tidak pantas terhadap Negara Palestina melalui konten TikTok.
Konten video penghinaan tersebut dibuat di Mataram, pada Sabtu (15/5/2021) sekitar pukul 07.00 Wita. HL kemudian memposting Konten video itu melalui akun Media Sosial.
“Konten TikTok itu dibuat dan diunggah oleh tersangka menggunakan HP Merk OPPO A3 S warna hitam. Dengan nama akun Facebook Ucokbangucok. Adapun tujuan HL membuat konten video tersebut, yakni iseng mengisi waktu. Konten itu dibuat di Universitas Bumi Gora Mataram,” terang Kabid Humas.
HL diamankan oleh polisi dirumahnya di Dusun Ketejer, Desa Suka Makmur, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, pasca video itu viral di medsos pada Sabtu (15/5/2021) malam.
Untuk diketahui, dalam video TikTok berdurasi 13 detik itu seorang laki-laki berkaos hitam, berjoget diiringi musik sembari lipsync ucapan menghina Palestina.
Tak hanya menyebut Palestina dengan hinaan dalam bentuk hewan, pria itu juga menyerukan ajakan untuk membantai Palestina.
“Palestina babi! Mari kita bantai,” ujarnya dalam video yang beredar.
Video tersebut menuai kecaman dari banyak orang. (tim)
1,822
























