Mataram, – Tolak ukur kesuksesan organisasi KAMMI adalah, bagaimana kadernya mampu menghidupkan spiritualitas kebatinan dalam setiap amanah yang diemban.
Hal itu diungkapkan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., pada momentum syukuran milad 23 tahun Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), di Aula Sangkareang Kantor Gubernur, Senin (29/3/2021).
Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB yang juga salah satu penggagas berdirinya KAMMI, mengatakan bahwa dengan sikap tersebut maka akan lahir anak-anak muda yang piawai dalam mengolah kata, menegakan amar ma’ruf nahi mungkar, punya kerendahan hati untuk diatur dalam kelompok kecil, meramaikan Ramadhan dengan pesan-pesan ketaqwaan serta mampu menegakkan pesan-pesan moral.
“Itu yang penting, mumpung kita diberikan waktu oleh Allah SWT, belum terlambat. Ayo mulai benahi ini semua,” ajak Bang Zul.
Kapolda NTB, Irjen Pol Muh. Ikbal, S.Ik., yang ikut hadil dalam kegiatan tersebut, mengaku bangga diundang dan menjadi bagian dari keluarga besar KAMMI. Ia berharap dari KAMMI, akan muncul pemimpin-pemimpin visioner dimasa yang akan datang.
Kapolda juga berharap, agar sinergi dan kebersamaan antara mahasiswa dan aparat harus terus dirawat dalam menjaga persatuan dan membangun bangsa. Menurutnya, sebagai negara yang memiliki keberagaman, ini akan menjadi modal. Akan tetapi apabila tidak dirawat maka akan menjadi ancaman. Untuk itu menjadi kewajiban semua anak bangsa untuk merawat itu semua.
“Apalagi peran pemuda dan mahasiswa yg membersamai perjalanan bangsa ini, telah ikut merawat, mengontrol dan menjaga persatuan bangsa” katanya.
Selain itu, Kapolda meminta KAMMI untuk mengusai IT di era digitalisasi, agar dapat menjaga informasi dari hoaks dan disinformasi lainnya.
Sementara itu, Ketua KAMMI Mataram, Arif Rahman, mengapresiasi kehadiran Gubernur NTB bersama Ketua TP. PKK Hj. Niken Saptarini Widyawati, Kapolda NTB dan Sekda Provinsi NTB.
Dijelaskannya, bahwa di usia KAMMI ke 23 tahun ini, sudah ada 29 KAMMI perwakilan wilayah di 34 provinsi se Indonesia.
Arif mengaku, banyak orang menggangap organisasi KAMMI radikal dan garis keras. Padahal kata dia, organisasi ini sudah final mendukung NKRI.
“Apalagi salah satu tagline kami, sepenuhnya indonesia,” tutupnya.
Acara semarak 23 Tahun KAMMI sendiri mengusung tema, ‘Pelopor Kebangkitan Negeri’. Rangkajan kegiatannya antara lain, lomba cipta baca puisi, lomba orasi, dialog bersama alumni dan berbagai rangkaian kegiatan lainnya.
Turut hadir dalam Milad 23 Tahun KAMMI, Ketua Presidium KAMMI NTB, Ketua KAMMI NTB dan seluruh kader KAMMI. (tim)
501
























