DOMPU, – Jeratan hama beraliran listrik kembali memakan korban. Seorang petani di Kecamatan manggelewa, Kabupaten Dompu meregang nyawa setelah kesetrum aliran listrik yang terpasang di lahan jagungnya sendiri, pada Kamis (14/11/2021).
Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah mengatakan, kali ini yang menjadi korban adalah JF (57) warga Desa Sukadamai. Ia ditemukan meninggal dunia di lahan jagung miliknya sekitar pukul 18.30 wita.
“Korban meninggal terjerat jebakan hama babi berarus listrik yang dipasang sendiri di lahan jagung. Aliran listrik tersebut tersambung dari rumah korban dan dialirkan ke sepanjang pagar kebun,” terang Hujaifah.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh menantu korban Raodatul (36) yang saat itu memang berniat mencari korban. JF sendiri berpamitan dari rumah 3 jam sebelum ditemukan.
Keterangan dari istri korban, SF sore itu pamit untuk mengecek tanaman jagung dan aliran listrik yang baru dipasang. Karena lama tak kembali, istrinya kemudian mengajak anak dan menantunya menyusul ke lahan jagung untuk mencari korban.
“Sebelum berangkat istrinya mecabut aliran listrik yang tersambung ke lahan jagung,” ujar Hujaifah.
Sesampainya dilokasi lanjut Hujaifah, ketiganya melakukan pencarian dengan cara berbagi lokasi. Raodatul berteriak histeris ketika melihat bapak mertuanya yang sudah tidak bernyawa dengan posisi tengkurap dan kaki terlilit kabel.
“Istri dan anak korban saat itu.juga langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan membantu mengevakuasi korban.
“Peristiwa seerti ini kerap terjadi di Kabupaten Dompu, dan patut dijadikan pembelajaran. Untuk itu saya imbau kepada warga untuk tidak lagi memasang arus listrik di lahan jagung,” pinta Kapolsek Manggelewa Iptu Rudolvo dihadapan warga. (my)
1,608
























