Mataram, – Pemerintah Prvinsi NTB menandatangani bersama Rencana Aksi (Plan of Action) dengan Pemerintah Northern territory Australia, Minggu (05/11/2023).
Kegiatan yang digear di Pendopo Gubernur tersebut dihadiri.langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si.
Pada kesempatan itu, Pj Gubernur yang akrab disapa Miq Gite ini berharap agar kerjasama yang akan terjalin mampu memberikan kontribusi atau keuntungan yang mutualistik bagi NTB dan Pemerintah Northern Territory Australia sehingga mampu memberikan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).
“Dalam hal ini kami konsen untuk bekerjasama dalam peningkatan kapasitas SDM, Pendidikan untuk kesempatan–kesempatan terbaik bagi putra-putri NTB, program beasiswa dari pemerintah atau kegiatan–kegiatan peningkatan kaspasitas SDM yang lainnya,” ungkap Miq Gite.
Miq Gite juga berharap, agar sektor pengembangan ekonomi, pengelolan pariwisata, peternakan dan perdagangan yang diharapkan kerjasama semakin terus dilakukan, sehingga mampu saling menghadirkan keuntungan.
“Berbagai komoditi–komoditi di NTB yang mampu dihasilkan, semisal di Kota Darwin tidak ada, atau sebaliknya kita bisa berhubungan dagang yang saling menguntungkan satu sama lainnya,” katanya.
Disebutkan, bahwa berbagai program- program yang sudah dirintis oleh Gubernur NTB periode 2018 – 2023 yang dijabat oleh Dr. H. Zulkieflimansyah bersama dengan Pemerintah Northern Territory Australia tentu diyakini akan terus memberikan hal positif.
“Sebagai Penjabat Gubernur, saya ingin melanjutkan program-program yang sudah dirintis oleh Gubernur yang sangat familiar dengan bapak dan ibu, familiar dengan kondisi Darwin, bahkan beliau sudah ada disana, tentu rintisan semua inisiasi yang telah dilalu kami yakini akan memberikan hal-hal yang positif, apapun itu kami akan berjuang untuk menindak lanjutinya,” kata Miq Gite.
Sementara itu, Mr. The Hon Ngaree Ah Kit mengaku kagum dengan capaian perubahan yang telah dialami Provinsi NTB.
“Kami sangat senang dan kagum dengan kemajuan yang diraih NTB dalam berbagai hal,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut turut hadir Lynley Rich, Martin Reilly,. Mr. Shaun Drabsch, Luis Da Rocha, Larnie Batten dan Mr. David Orr. (rls/fa)
























