Bima, – Mirwan (30) warga Desa Wora, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya, Selasa (4/5/2021) sekitar pukul 11.15 Wita.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya. Dia tewas dengan leher tergantung seutas tali nilon warna biru.
“Korban pertama kali ditemukan oleh ibunya Kamsiah. Saat naik diatas rumah, ibunya kaget melihat anaknya gantung diri. Kondisi korban saat ditemukan sudah kaku dan tidak bernyawa,” ungkap Kasubbag Humas Polres Bima Kota, Iptu Jufrin.
Melihat kondisi anaknya, sang ibu pun berteriak memanggil suami dan anaknya yang lain yang ada di sekitar rumah. Warga sekitar yang mendengar teriakan itu berdatangan dan melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Wera.
Polisi bersama team medis dari Puskesmas Wera tiba di TKP sekitar pukul 12.00 Wita. Mereka memeriksa fisik luar korban.
“Setelah dilakukan pemeriksaan luar, dokter menyampaikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” terangnya.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban mengalami gangguan mental berat sejak Januari 2021. Korban ini tinggal sendiri di rumah panggung (tempat gantung diri). Dia kerap lupa ingatan serta mengamuk sendiri dalam rumahnya.
“Korban ini sudah memiliki seorang istri yang berasal dari Desa Saneo, Kabupaten Dompu. Saat ini korban tinggal sendiri dirumahnya. Istrinya meninggalkannya karena kerap dianiayai/disakiti oleh korban ketika penyakitnya kambuh,” tuturnya.
Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dengan alasan dan pertimbangan bahwa itu semua merupakan musibah. Lebih-lebih korban mengalami gangguan mental.
“Penolakan otopsi itu telah dibuatkan surat pernyataan bersama oleh pihak keluarga dengan mengetahui Kepala desa setempat,” pungkasnya. (sr)
853
























