Dompu, – Puluhan hektare tanaman jagung milik petani di Desa Nanga Tumpu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, terancam gagal panen akibat diterpa angin pada Sabtu (30/1/2021).
Angin yang bertiup kencang dan disertai hujan diwilayah itu, mematahkan semua pohon jagung petani di hampir 20 hektare.
“Sekitar 20 hektare tanaman jagung yang rusak diterpa angin,” ungkap Damar salah seorang pemilik lahan jagung di Nanga Tumpu.
Tanaman jagung milik petani yang roboh dan nyaris rata dengan tanah tersebut, sebagian sedang berbunga dan sebagian lainnya sudah berbuah. Dikhawatirkan tanaman jagung itu tidak berbuah maksimal dan petani terancam gagal panen.
“Sebagian ada yang berbunga dan ada juga yang sudah berbuah (muda),” katanya.
Selain diterpa bencana angin kencang, saat ini, hampir semua tanaman jagung petani di wilayah itu juga diserang hama tikus. Akibat bencana tersebut para petani merugi hingga puluhan juta rupiah.
“Hampir semua kami disini mengambil uang kredit usaha tani di Bank. Dengan adanya musibah ini, kami khawatir tahun ini tidak bisa melunasi utang di bank,” keluh Damar.
Petani sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah Daerah dalam upaya menanggulangi serta mengatasi wabah hama tikus yang menyerang. (Ompu Lembo)
2,167

























Sedih, lembo adhe para petani jagung